Wisata Bengkulu Paling Populer Dan Wajib Dikunjungi

Keunikan dari tempat-tempat wisata Bengkulu adalah pesona alam bahari dan peninggalan sejarah yang mempesona. Provinsi Bengkulu berhadapan dengan Samudera Indonesia dan berada di pesisir barat Pulau Sumatera. Jika ingin merasakan betapa kerasnya gelombang Samudera Indonesia, kunjungi Pulau Tikus dan dari sana Anda bisa tahu betapa keras gelombangnya.

Pernah dengar ada bunga raksasa hidup di salah satu pulau di Indonesia? Jika datang ke Kota Curup, anda akan menemukan jawabannya karena di kota inilah Bunga Rafflesia Arnoldi yang terkenal itu hidup. Bunga Rafflesia berdiameter 100 cm dan merupakan bunga terbesar didunia. Keunikan bunga ini adalah tidak adanya daun, akar ataupun batang. Waktu tumbuhnya memerlukan waktu 6-8 bulan, dan baru berbunga setelah 15 hari.

Rumah Pengasingan Bung Karno Di Bengkulu

Selain tempat pengasingan Bung Karno (1938-1941), Bengkulu dulunya juga tempat pembuangan sejumlah aktivis pejuang kemerdekaan Indonesia. Di Bengkulu juga Bung Karno bertemu istri beliau yaitu ibu Fatmawati. Beberapa masakan kuliner Bengkulu yang terkenal enak juga bisa Anda nikmati setelah berbagai tempat wisata Bengkulu sudah Anda kunjungi. Bagar Kambing, Pendap dan Gulai Tempoyak adalah beberapa kuliner Bengkuli yang bisa dicoba.

Berikut adalah beberapa tempat wisata Bengkulu yang sedang populer yang mungkin bisa menjadi tempat tujuan berlibur anda bersama keluarga.

Rumah Pengasingan Bung Karno di Bengkulu

Rumah Kediaman Bung Karno

Rumah ini ditempati Bung Karno selama masa pengasingannya mulai tahun 1938–1942. Disini juga Sang Proklamator bertemu dan berkenalan dengan Ibu Fatmawati yang kemudian menjadi istri beliau. Ibu Fatmawati ini adalah orang yang menjahit Bendera Sang Saka Merah Putih ketika peristiwa Proklamasi 1945. Ojek wisata Bengkulu ini mempunyai banyak cerita sejarah dan benda peninggalan Bung Karno. Dirumah pengasingan ini Bung Karno menyusun strategi perjuangan, jadi tak heran jika tempat ini banyak tersimpan benda kesayangan beliau. Mulai dari koleksi buku, sepeda ontel higga surat cinta untuk ibu Fatwmawati ada ditempat ini. Tan Eng Cian adalah pemilik asli rumah ini. Tan Eng Cian adalah penyuplai sembako untuk Belanda. Rumah ini kemudian disewa Belanda dan dijadikan tempat tinggal Bung Karno selama masa pengasingannya. Harga tiket masuk Rumah Pengasingan Bung Karno di Bengkulu ini pengunjung dikenakan tarif Rp2.500 per orang.

Museum Negeri Bengkulu

Museum Negeri Bengkulu

Museum Bengkulu atau Museum Negeri Bengkulu dibangun tahun 1978 dan baru beroperasi tahun 1980. Di museum ini koleksi-koleksi benda cagar budaya dilestarikan, diamankan, dimanfaatkan, disimpan dan dirawat. Sebelum berada di Jalan Pembangunan No.8 Padang Harapan dan menempati gedung baru, museum ini dulunya ada di Benteng Marlborough. Pemindahan museum ini dilakukan pada 3 Januari 1983. Dibuka untuk umum setiap hari Senin sampai Jumat mulai pukul 08-15. Khusus hari Sabtu dan Minggu museum ini ditutup. Di museum ini terdapat 6.220 macam koleksi, terbagi dalam 10 kategori dan dipamerkan dalam 2 ruang pameran. Adapun kategori tersebut yaitu geologika, biologika, arkeologika, etnografika, numismatika, historika, filologika, keramologika, seni rupa dan teknologika. Ada beberapa koleksi yang masuk kategori benda budaya perlengkapan hidup (etnografi) yang diproduksi dan digunakan. Tapi ada juga beberapa koleksi etnografi kuno yang sudah tidak diproduksi dan dipakai. Koleksi etnografi tersebut antara lain benda upacara, kain tenun tradisional, senjata dan koleksi lainnya.

Pantai Panjang

Pantai Panjang

Pantai Panjang berada dikawasan pariwisata Bengkulu yang strategis dimana akomodasi dan fasilitas publiknya sangat lengkap. Pantai ini memiliki garis pantai kurang lebih sepanjang 7 KM. Lokasi Pantai Panjang ini berjarak sekitar 3 km dari pusat kota dan memakan waktu sekitar 15 menit. Fasilitas publik seperti arena bermain anak, penginapan, restoran, tempat olahraga, pusat perbelanjaan dan cafe tersedia di objek wisata Bengkulu yang satu ini. Jadi sudah selayaknya jika Pantai Panjang ini pengunjungnya banyak dan menjadi populer dikalangan wisatawan. Bersantai dipinggir pantai yang berpasir putih sambil menikmati momen matahari tenggelam (sunset) diantara jajaran pohon pinus dan cemara di pantai ini juga merupakan sebuah daya tarik sendiri. Di tempat ini ada juga trek jogging buat anda yang suka berolahraga lari. Tempat makan dan restoran juga banyak ditemukan ditempat ini, sehingga untuk mencoba kuliner laut bisa dilakukan di Pantai Panjang ini.

Wisata Bengkulu Danau Dendam Tak Sudah

Danau Dendam Tak Sudah

Danau Dendam Tak Sudah ini dikelilingi banyak bukit-bukit hijau di sekitarnya. Terletak di Kota Curup yang jaraknya hanya sekitar 6 km dari pusat Kota Bengkulu. Udara disini sangat sejuk, dan kawasannya pun sangat hijau, panorama yang indah bisa Anda rasakan di pagi hari. Ditambah kekayaan flora dan faunanya yang menjadi daya tarik lebih para pengunjung. Kegiatan yang bisa Anda lakukan di sini adalah berperahu dan menaiki rakit berkeliling danau. Jika Anda mempunyai hobi memancing, tempat ini sangat cocok untuk memuaskan hobi Anda.

Pantai Tapak Paderi

Garis Pantai Tapak Paderi

Dulu Pantai Tapak Paderi adalah pelabuhan pertama yang ada di Bengkulu. Digunakan oleh Pemerintah Inggris pada mas itu untuk menunjang transportasi laut. Pantai Tapak Paderi terhubung dengan Pantai Jakat dan Pantai Panjang di Bengkulu, kira-kira 100 meter dari Benteng Marlborough.
Di sini Anda bisa temukan panorama sunset yang indah, selain itu Anda juga bisa menyaksikan keindahan laut Bengkulu dari bagian atas Pantai Tapak Paderi. Menikmati jagung bakar atau jalan-jalan disekitar pantai adalah salah satu keguitan yang bisa dilakukan ditempat ini. Dengan gari pasntai yang panjang dan menawan, tidaj heran jika banyak dikunjungi wisatawan yang datang ke Pantai Tapak Paderi ini.

Danau Mas Harun Bastari

Danau Mas Harun Bastari

Danau Mas Harun Bestari berada di pinggir jalan raya Curup-Lubuk Linggau. dari kota Curup sekitar 17 KM. Beralamat di Kec. Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong. Wisata Bengkulu satu ini berada dekat dengan Bukit Kaba, itulah mengapa tempat ini juga menjadi favorit wisatawan untuk dikunjungi. Objek wisata keluarga ini banyak disukai pengunjung karena wahana permainan untuk anak-anak dan orang dewasa ada disini. Berkeliling danau dengan sepeda air atau perahu juga bisa dilakukan di Danau Mas Harun Bastari ini. Disini anak-anak biasanya suka bermain dengan kursi ayun dan komedi putar. Kawasan objek wisata Danau Mas Harun Bastari ini mempunyai luas sekitar 36 hektar.

Benteng Marlborough

Benteng Marlborough

Benteng Marlborough ini merupakan benteng pertahanan Inggris yang berada di kawasan pantai barat Sumatra. Benteng ini dibangun pada tahun 1713 hingga 1719 oleh East India Company (EIC) dibawah pimpinan Gubernur Joseph Callet. Benteng Marlborough adalah benteng milik Inggris terkuat kedua di wilayah timur sesudah benteng St.George yang ada di Madras, India.
Tempat wisata ini merupakan wisata sejarah menarik. Di sini Anda bisa menyaksikan benteng yang memiliki panjang 240,5 meter dan lebar 170,5 meter, yang berdiri kokoh di atas lahan seluas 44.100 meter persegi. Arsitektur Benteng Marlborough seperti kura-kura. Antara kepala dan badan dihubungkan dengan jembatan. Dan jembatan yang berada diatas parit merupakan penghubung bagian luar dengan jalan masuk, jika diperhatikan jembatan ini membentuk ekor. Itulah kenapa benteng ini arsitekturnya

Wisata Bengkulu ke Bukit Kaba

Bukit Kaba Desa Sumber Urip

Bukit Kaba masuk dalam kategori gunung berapi aktif tipe A. Pernah meletus tahun 1600 dan masih aktif hingga sekarang. Letusan terakhir Bukit Kaba ini terjadi pada tahun 2000. Berada pada ketinggian 1.952 meter DPL. Diantara 8 kawah yang ada, 5 diataranya sudah tertutup vegetasi. Bukit Kaba ini berada di Desa Sumber Urip. Masuk dalam wilayah Kecamatan Selupuh Rejang, Kab. Rejang Lebong. Gunung yang biasa disebut sebagai Bukit Kaba ini, menawarkan pemandangan alam yang hijau dan sungguh menawan. Puncak dan kawah Bukit Kaba ini bisa dicapai dengan mendaki melalui 307 anak tangga.

Ditempat wisata Bengkulu ini menyaksikan matahari tenggelam (sunset) dan melihat jajaran Bukit barisan adalah hal yang harus dilakukan karena keindahannya benar-benar menakjubkan. Gemerlap lampu Kota Curup juga merupakan hal indah yang bisa disaksikan pada malam hari. Kegiatan berkemah di puncak bukit ini juga bisa dilakukan. Masuk area Bukti Kaba ini dikenai biaya sebesar Rp12.500 per orang.

Wisata Bengkulu di Kota Curup

Kota Curup

Kota Curup adalah tempat Bunga Rafflesia Arnoldi berada. Saat pagi hari di Kota Curup ini suhunya mencapai 18 derajat celcius yang menjadi karakter dari Kota Curup. Secara topografis, daerah ini berdiri di atas pegunungan Bukit Barisan berketinggian 100 hingga 1.000 meter di atas permukaan laut. Ketika susana berkabut, berpetak-petak ladang yang ditanami sayur mayur dan buah ini akan terlihat samar. Dari kota ini, Anda bisa mencoba mendaki ke Bukit Kaba untuk menyaksikan panorama alam yang menarik dari sana. Jika ingin menikmati suasana lain, Anda bisa juga menikmati pemandangan di Danau Mas Harun Bastari. Terdapat juga pemandian air panas di kota ini tepatnya kota Suban, yang bisa Anda nikmati dengan sumber air langsung dari pegunungan.

Pulau Tikus Bengkulu

Pulau Tikus Bengkulu

Pulau Tikus Bengkulu ini berlahan seluas 1,5 hektar. Pulau yang dikelilingi oleh terumbu karang yang merupakan pelindung alami abrasi dari gelombang laut besar. Objek wisata Bengkulu ini menyajikan keindahan alam laut. Kerjenihan airnya, pulau dengan pemandangan yang indah dan menyaksikan ikan berwarna-warni dan batu karang yang indah (snorkel) adalah hal yang bisa disaksikan ketika menginjakan kaki dipulau ini.

Terhubung langsung dengan Samudera Hindia dan dari pusat kota Bengkulu (arah Barat) jaraknya sekitar 10 KM. Dengan perahu nelayan yang disewa, perjalanan dari pantai Jakat ke objek wisata Bengkulu satu ini sekitar 1 jam. Namun jika dari Pelabuhan Pulau Baai dan menggunakan perahu boat, Pulau Tikus bisa ditempuh dalam waktu 40 menit. Pulau Tikus dulu adalah tempat berlabuhnya kapal-kapal untuk berlindung dari deburan besarnya ombak dan badai Samudera Indonesia.

Namun, karena ulah manusia yang merusak ekosistem terumbu karang di kawasan Pulau Tikus ini membawa dampak negatif bagi kelangsungan Pulau di Bengkulu tersebut. Keadaan yang paling menonjol adalah semakin berkurangnya luas Pulau Tikus karena mengalami abrasi yang terus berlangsung semakin cepat dari tahun ke tahunnya.